| inboard Intel Pentium III klik : www.picom-komputer.cc.cc | |||||
![]() (Gambar) |
| ||||
Senin, 30 Maret 2009
MAINBOARD INTEL PENTIUM 3
AMD N INTEL BEDANYA APA SIH
| Data Sheet board | |
| Processor | Intel® Pentium® 4, Socket 775, 800/1066MHz FSB |
| Chipset | Intel® 955X Express + ICH7R |
| Memory | Dual channel, unbuffered, 1.8V DDR2-533/667 w/ or w/o ECC; (4) 240-pin DIMM sockets, max 8GB |
| Graphics | Discrete (non-integrated) - use expansion slot |
| Expansion Slots | 1 x PCI Express x16, 3 x PCI Express x1, 3 x PCI |
| IDE/ATA Support | 1 x ATA/100 + 2 x ATA/133 (w/ RAID) + 4 x SATA/300 (w/ RAID) + 4 x SATA/150 (w/ RAID) |
| Audio | Integrated, 7.1 channel High Definition (Realtek) |
| LAN | Dual integrated Gigabit Ethernet (10/100/1000) controllers, dual ports (Broadcom) |
| IEEE-1394 | 3 via internal headers + rear cable/bracket assemby (1 x 1394b + 1 x 1394a 4-pin + 1 x 1394a 6-pin) |
| USB | Up to 8; 4 in rear I/O area + 2 internal 2-port headers; ver. 2.0 |
| Rear I/O Ports | 1 x PS/2 keyboard |
| Internal Connectors/Headers | 1 x floppy disk drive |
| BIOS | 4Mb flash EEPROM w/ LAN boot, PnP, ACPI, WfM, DMI 2.0, |
| Special Features | Wake-on-LAN (WOL), suspend-to-RAM (STR, S3), suspend-to-disk (STD, S4), SuperUtilities - SuperBoot, SuperBIOS-Protect, SuperRecovery, SuperSpeed, SuperStep, SuperLogo, and SuperUpdate |
| Overclocking Features | Adjustable bus speeds |
| Accessories | Support CD, user's manual (or installation guide), rear I/O shield, 1 x floppy drive cable, 1 x HDD/ODD drive cable (supports UDMA/ATA 33/66/100/133 drives) |

| Feature |
Merek Foxconn mungkin baru dikenal beberapa saat lalu, tetapi Foxconn bukanlah sebuah merek baru pada industri computer. Merek Foxconn merupakan sebuah group perusahaan pembuat komponen dan board bagi perusahaan lain. Produk Foxconn lebih banyak digunakan bagi perusahaan computer lain. Perusahaan ini menghasilkan produknya untuk perusahaan lain sesuai pesanan atau disebut sebagai ODM dan OEM manufaktur. Selain board, Foxconn sebenarnya memiliki produk inti untuk komponen mainboard misalnya socket processor atau memory slot yang banyak digunakan produsen lain. Banyak sekali produk dari Foxconn sebelum perusahaan ini mengeluarkan produk mainboard ke pasar umum atau retail
Pengalaman Foxconn pada bisnis retail memang baru. Foxconn belum masuk kedalam 4 perusahaan besar seperti Gigabyte, Asus, MSI dan ECS dimana memiliki catatan penjualan terbesar di Asia bahkan dunia. Tahun ini Foxconn mulai merambah pasar retail dengan mengeluarkan beberapa mainboard untuk digunakan kalangan umum termasuk mainbord AMD maupun Intel
Salah satu board yang mulai dipasarkan adalah Foxconn 955X7AA. Mengunakan chip-set i955X untuk processor Intel. Dibawah ini diulas fitur dari Foxconn 955X7AA
Socket & memory slot
Foxconn 955X7AA dapat mengunakan memory jenis DDR2 dengan kecepatan 533 atau 667Mhz dan kapasitas maksimum 8GB pada 4 DIMM slot memory
Pendingin heatsink mengunakan kecepatan diatas 6000RPM dengan mini fan diatas heatsink. Pada sisi socket processor dibuat lebih lebar agar dapat menempatkan heatsink non standard. Socket memory module ditempatkan cukup bagi, kecuali pada pemakaian VGA dengan board lebih panjang mengharuskan pemakai board ini memasang memory terlebih dahulu sebelum memasangkan memory.
Ethernet, PCI-E slot, SATA & sound card etc
Foxconn 955X7AA memiliki fitur lengkap. Untuk sound card, Foxconn 955X7AA mengunakan tipe Realtek Azalia sound chip. Sedangkan ethernet card dipasangkan sebanyak dua buah dari chip-set yang sama yaitu Broadcom Gigabit LAN. Panel belakang board terlihat pada gambar kanan juga menyediakan digital audio dengan konektor optical maupun jenis coex (RCA) dan jack untuk multimedia
Untuk RAID disediakan 3 pilihan. Pertama dari ICH7R dari internal chip-set Intel dengan maksimum 4 harddisk atau mengunakan Silicon Image. Kedua chip-set diperuntunkan bagi SATA harddisk saja. Alternatif lain adalah ITE chip-set bila menginginkan pemasangan RAID bagi harddisk PATA.
Perlengkapan lainnya adalah USB 2.0. Ditempatkan dibelakang mainboard sebanyak 4 untuk USB 2.0 dan tersisi 2 USB port yang dihubungkan langsung ke mainboard. Perangkat lainnya adalah Firewire dari Texas Instrument serta internal konektor bagi audio. Untuk jack power fan hanya tersisa satu buah dekat dengan internal SATA device, sisanya digunakan untuk pendingin fan chip-set.
Pada gambar sisi kanan adalah penempatan slot bagi koneksi IDE baik koneksi dari Silicon Image atau ITE. Sedangkan IDE dari internal chip-set ditempatkan disisi atas mainboard dengan konektor PATA 1 buah.
Sedikit unik untuk Foxconn 955X7AA. Selain menyediakan slot PCIe 16X, Foxconn 955X7AA juga menyediakan 3 slot PCIe 1X dengan 3 slot PCI. Umumnya mainboard hanya memiliki 5 slot , sedangkan pada Foxconn 955X7AA memiliki 6 slot.
Fitur BIOS untuk overclock pada Foxconn 955X7AA
Foxconn 955X7AA memiliki satu sub menu pada BIOS untuk memacu mainboard.
Fitur pada bagian BIOS Feature menyediakan pengaman BIOS dengan option SuperRecovery HotKey. BIla BIOS terjadi malfunction, maka fungsi Hotkey keyboard dapat disetup kembali keposisi terakhir ketika BIOS masih dapat bekerja.
Untuk overclock selain pilihan default terdapat 2 option untuk overclock. Pilihan pertama adalah option overclock standard yang diberikan pada BIOS. Pilihan L1 sampai L4 adalah pilihan untuk overclock tetapi sudah ditentukan.
Untuk CPU clock dapat dipilih dengan step 1Mhz. Sedangkan PCIe dan PCI clock dapat dipilih berbeda dan berdiri sendiri. Pada overvoltage, Foxconn 955X7AA menyediakan penambahan power bagi sistem ( System Core Voltage) selain overvoltage CPU dan Memory. System ini dibutuhkan agar menjaga kestabilan mainboard ketika dilakukan overclock
Pilihan kedua ada manual overclock bila pemakai board dapat mengatur sendiri kecepatan dari masing masing option. Untuk kecepatan memory DDR2 dapat dipilih 3 option. Auto untuk kecepatan otomatis ditentukan BIOS, 533 dan 667Mhz. Bila pemakai memiliki kecepatan memory tinggi, maka pilihan dapat digunakan dengan 667Mhz secara manual. Kecepatan ini akan memacu tranfer rate dari memory karena bekerja dengan 667Mhz. Pada gambar dibawah ini ketika dilakukan 2 pengujian pada setup speed memory dari 533Mhz menjadi 667Mhz.
Kemampuan Foxconn sangat terlihat ketika mainboard mengunakan kecepatan DDR 667 atau PC5400. Memacu memory pada tingkat kecepatan ini membuat mainboard lebih agresif. Pada gambar dibawah ini adalah capture perbandingan memory pada kecepatan memory berbeda dengan P4 EE 3.4Ghz (17X200Mhz) . Gambard bagian atas mengunakan kecepatan 266 atau sama dengan PC4300 (ratio 3:4) menghasilkan score 4695MB/s sedangkan gambar kedua menghasilkan tranfer rate 4843MB/s ketika memory dipacu dengan kecepatan 333Mhz atau PC5400 (ratio 3:5).

| Konfigurasi test |
Test Bed :
- Processor : P4 3.0Ghz (530) overclock test
- Heatsink : Gigabyte G Power
- Memory : Corsair PC5400UL 1GB
- VGA : Gigabyte Radeon X800
- Power : Antec Neo 480
- Harddisk : WDC 2500KS
- Driver : WinXP SP1, Sisoft Sandra, CPUmark99, CPUz, PCmark
| Pengujian dengan Intel P4 3.0 Ghz (530) |




Screenshots & score P4 530 @ 3.8Ghz (FSB 255Mhz)



| Result |
Memilih i995X mainboard dengan kemampuan overclock bisa dipenuhi oleh Foxconn 955X7AA. Selain harganya lebih terjangkau, kemampuan board ditambah dengan beberapa perangkat tambahan menjadikan board ini sebagai produk premium. Fitur menarik dengan kecepatan FSB 200Mhz processor Intel dapat mengunakan memory berkecepatan 667Mhz atau PC5400. Overvoltage pada option system core voltage membantu kestabilan chip-set untuk overclock dimiliki oleh mainboard ini. Pengunci clock PCI, PCIe dan FSB bekerja bebas berdiri sendiri, sehingga ketika dilakukan overclock membuat clock perangkat lain tetap bekerja pada clock default.
955X mainboard feature 667Mhz speed memory
![]()
Note
Dual core max test 235Mhz & single core 245 Stable for 3D
what is mainbord
As some of you know I’ve been to TheParty 4 this weekend. For those who didn’t know probable don’t know what TheParty is either, so here is a short explanation:
TheParty is one of the largest lanparties of the Netherlands. This year there were 1024 seats available, this doesn’t include the crew. Allthough not all of the seats were taken, it was pretty crowded.
For those who don’t know what a lanparty is; a lanparty is an event where gamers gather together in a room or eventhall in one big LAN (Local Area Network) and play games against and with eachother. Sometimes there are competitions in certain games which you (the gamer) can enter. When you win a competition you will receive a price.
But anyway, I’ll post on TheParty later.
Why did I mention this then? Well, I came across one of my former schoolmates there who showed me some nifty little things to improve your PC case’s airflow by cleaning up the cableruns. So what did I do when I came home? YES, I started to clean up the cables inside my PC.
Now, before I cleaned up the cables it looked like this:![]()
The first thing to do is to disconnect all of your cables, thus including any power cables from you PSU to other computer parts, IDE, S-ATA, mainboard, everything. What isn’t disconnected is hard to move.
I have no picture of all the cables removed, but you get the idea.
Then first I reconnected all of the power cables and that made it look like this:![]()
I used tywraps to wrap the cables to the case to keep them in place, works very well
Next I reconnected all other things, thus meaning that I reconnected the mainbord wires and the IDE cables and it turned out like this:![]()
I know, you have seen better cleaned up cases, but it is quite an improvement over it’s previous situation…
I also added even more case cooling; to make the heat of the videocard flow away better I placed a Spire Exhauster over it to suck away it’s warm air, it seems to work ![]()
Unfortunatly I haven’t taken a proper picture of it, but like that really matters, I can also just show you Spire’s own picture on their official website.
I don’t think it’s a very good looking cooler, but heck, I don’t have a window in my case, so I won’t see it anyway, allthough I was planning on installing a windows at some point, but I’ll have to see about that.
Minggu, 29 Maret 2009
SET BIOS
Pendahuluan
Setelah memahami konsep sistem operasi jaringan dan anda telah menentukan sistem operasi mana yang akan digunakan sebagai sistem operasi jaringan, pada kegiatan belajar yang kedua ini peserta diklat berlatih untuk menginstalasi sistem operasi jaringan dengan Sistem Operasi Linux Redhat 9.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan instalasi sistem operasi Redhat 9 berbasis GUI diantaranya adalah sebagai berikut :
a)Pemilihan Versi Redhat
Karena terdapat varian Redhat maka perlu dipilih varian mana yang akan digunakan. Pemilihan ini didasarkan pada kebutuhan sistem dan kemampuan hardware. Dengan memilih sistem operasi yang sesuai akan menghemat biaya dan meningkatkan efisiensi pekerjaan
b)Pemilihan mode instalasi
Mode instalasi berbasis grafik (GUI) mempunyai tampilan yang menarik dengan menu yang user friendly seperti pada menu-menu program berbasis Microsoft Windows tetapi mode ini memerlukan dukungan hardware yang bagus.
Jika hardware yang digunakan kurang mendukung dapat dipilih mode text untuk mempercepat proses instalasi
c)Pemilihan metode instalasi
Redhat Linux menyediakan beberapa cara instalasi yaitu dengan CD-ROM, melalui hard disk, Melalui NFS, FTP maupun HTTP. Proses instalasi melalui CD-ROM dan hard disk lebih baik karena lebih mudah dan cepat.
d)Penomoran TCP/IP
Setelah peserta diklat melakukan instalasi sistem operasi Linux Redhat 9 dengan benar, kemudian dapat mengeceknya apakah sistem operasi yang telah diinstal dapat bekerja sesuai dengan yang diiginkan.
2) Proses Instalasi
Proses instalasi yang akan dijelaskan disini menggunakan CD-ROM sebagai file master Redhat Linux 9 yang terdiri dari 3 CD. Proses ini dipilih karena lebih sering digunakan dan persiapan yang dilakukan cukup mengubah setting bios pada boot sequence dengan menempatkan CD-ROM pada urutan pertama. Untuk melakukan pengaturan BIOS tekan tombol Delete pada keyboard pada saat komputer pertama kali booting sehingga muncul tampilan sebagai berikut :
Gambar 8. Menu Pengaturan BIOS Komputer
Pilihlah menu Advanced BIOS Features sehingga akan muncul tampilan setting BIOS sebagai berikut :
Gambar 9. Tampilan Mengatur Boot dari CD
Setelah melakukan setting BIOS masukkan CD #1 Master Linux Redhat 9 lalu komputer di restart sehingga komputer akan booting dari CD-ROM. Setelah komputer booting dari CD, maka akan muncul menu tampilan pemilihan mode instalasi seperti gambar di bawah :
Gambar 10. Menu Pilihan Mode Instalasi
Pilihlah mode install Red Hat Linux in Graphical mode dengan menekan tombol
Gambar 11. Menu Pilihan Chek CD
Gambar 12. Menu Proses Cek CD
Komputer akan mengecek hardware komputer dan mendeteksi secara otomatis periperal yang digunakan. Dan setelah selesai akan muncul menu Welcome screen sebagai berikut :
Gambar 13. Tampilan Selamat Datang pada Instalasi Redhat 9
Pilih tombol Next untuk melanjutkan proses instalasi sehingga akan muncul menu pilihan bahasa sebagai berikut :
Gambar 14. Pemilihan Bahasa
Pilih bahasa untuk proses instalasi yang familiar (English) lalu tekan tombol Next sehingga akan muncul tampilan sebagai berikut:
Gambar 15. Pemilihan Konfigurasi Keyboard
Pilih konfigurasi keyboard yang sesuai (U.S. English) lalu tekan tombol Next
Gambar 16. Pemilihan Konfigurasi Mouse
Pilih mouse sesuai dengan mouse anda lalu tekan tombol Next untuk melanjutkan instalasi. Setelah itu akan muncul tampilan untuk menu pilihan instalasi.
Gambar 17. Pemilihan Instalasi atau Upgrade
Jika komputer yang akan diinstal belum mempunyai sistem operasi Linux Redhat sebelumnya maka pilih Install, jika sudah terdapat sistem operasi Linux Redhat versi sebelumnya dapat dipilih Upgrade maupun Install lalu tekan tombol Next
Gambar 18. Pemilihan Kustomasi Instalasi
Pilih menu pilihan jenis instalasi yang ingin dilakukan dalam hal ini tentu saja Server atau Custom.
Gambar 19. Partisi Hard Disk
Pilih menu Automatically Partition untuk melakukan partisi secara otomatis atau Manually partition With Disk Druid jika diinginkan partisi secara manual.
Gambar 20. Partisi Hard Disk Secara Otomatik
Jika dipilih menu Automatically Partition maka akan muncul tampilan seperti di atas. Pilih menu Remove all Linux partition atau yang lain sesuai kebutuhan. Jika hard disk masih kosong dan belum dipartisi maka Redhat akan melakukan partisi.
Gambar 21. Partisi Hard Disk Secara Manual
Jika anda memilih partisi secara manual akan tampak seperti pada gambar di atas.
Gambar 22. Partisi Hard Disk Secara Otomatis
Untuk menambah partisi jika diinginkan dapat dilakukan dengan memilih menu add partition.
Gambar 23. Boot Loader
Boot loader merupakan software yang pertama kali dijalankan ketika komputer pertama kali dinyalakan. Software ini berfungsi pada saat loading dan transfer control untuk mengoperasikan sistem kernel software.
Pengaturan boot loader mempunyai peranan yang penting jika komputer yang akan diinstal mempunyai sistem operasi lain maka kita dapat memilih booting dengan sistem operasi yang mana.
Redhat 9 menyediakan dua software boot loader yaitu GRUB dan LILO.
Gambar 24. Konfigurasi Jaringan
Sistem operasi Redhat Linux memerlukan setting konfigurasi jaringan. Program instalasi secara otomatis akan mendeteksi jenis network device yang sesuai. Selanjutnya masukkan alamat IP dan netmask. Di sini terdapat pilihan secara otomatis melalui DHCP atau secara manual.
Gambar 25. Pengaturan IP Address Secara Manual
Pengaturan IP Address harus disesuaikan dengan desain jaringan yang akan dibuat sehingga pengaturannya dapat dilakukan kemudian pada saat pengaturan jaringan.
Gambar 26. Konfigurasi Firewall untuk Keamanan
Untuk meningkatkan keamanan komputer pada network, Redhat Linux menyediakan Firewall Protection. Kita dapat memilih tingkat keamanan yang diiginkan seperti pada gambar di atas.
Di sini disediakan 3 tingkat keamanan yaitu
High
Tingkat keamanan ini hanya membolehkan koneksi sesuai dengan default setting sehingga hanya dapat melakukan koneksi dengan DNS replies dan DHCP
Medium
Tingkat mediium memberikan batasan-batasan koneksi terhadap source tertentu dalam sistem.
No Firewall
Pemilihan tingkat keamanan No Firewall dapat dilakukan jika yakin bahwa sistem berada dalam jaringan yang dapat dipercaya.
Gambar 27. Pemilihan Bahasa
Pilihlah bahasa yang akan digunakan
Gambar 28. Pengaturan Waktu
Pengaturan waktu harus dilakukan agar waktu yang ditunjukkan pada komputer sesuai dengan tempat dimana komputer diletakkan. Setelah pengaturan waktu selesai dilakukan maka akan muncul tampilan sebagai berikut :
Gambar 29. Pengaturan Password Root
Setelah proses instalasi maka akan muncul setting pasword root (administrator jaringan). Pada proses ini diperlukan pengaturan pasword root (administrator). Proses ini sangat penting di dalam sistem operasi jaringan karena hanya pada level inilah hak akses total dapat dilakukan.
Disamping root, dapat juga ditambahkan user yang dapat menggunakan sistem ini dengan pasword sebagai user.
BIOS KOMPUTER
Berikut ini langkah-langkah installasi freeBSD yang berhasil diselamatkan karena ada backup ![]()
Udah lama banget pengen nulis langkah-langkah installasi FreeBSD cuman koq malah jadinya nulis yang lain terus ya
. FreeBSD sudah dirancang sedemikan rupa sehingga Installasi nya cukup mudah untuk dilakukan oleh orang yang awam sekalipun. Syarat nya cuman satu yaitu mau membaca petunjuk yang diberikan. Cuman sayang karena bahasa pengantar nya bahasa Inggris jadinya banyak yang mau mencoba FreeBSD mentok gagal install gara-gara gak ngerti petunjuk yang diberikan.
Karena hal diatas lah akhirnya ya udah lah diputuskan untuk bikin langkah-langkah installasi yang pake gambar aja walaupun ujung-ujung nya pasti bikin berat loading tapi daripada nanti gak jelas dan bikin pusing orang ya udah lah gpp
.
Peringatan pemerintah: dihalaman berikutnya anda akan menemukan lebih dari 50 buah images dengan size hampir 600kbyte tapi tenang aja yang ditampilin cuman thumbnail nya jadi gak segede itu yang terlihat nanti. Kalau anda gak puas dengan ukuran kecil silahkan klik thumbnail nya dan anda akan dibawa melihat image dengan ukuran sebenarnya.
Pertama kita boot dari CD 1 FreeBSD. Ketika pertama kali boot yang akan tampil adalah 8 pilihan menu. Kita pilih no 1 yaitu Boot FreeBSD [default] pilihan yang lain bisa dipakai untuk mengatasi beberapa masalah yang mungkin terjadi. Untuk kondisi standar kita pilih nomor 1 saja.
- Setelah sukses boot yang pertama anda akan lihat adalah Sysinstall Main Menu. Disini kita juga akan memilih Standard saja dilanjutkan dengan pesan bahwa dilayar berikutnya akan ditampilkan layar pembuatan partisi dengan gaya DOS (fdisk).
- Selanjutnya kita akan dibawa ke FDISK Partition Editor Window disini kita diharuskan membuat minimal satu slice yang akan dipergunakan untuk membuat partisi FreeBSD nanti. Untuk mempergunakan menu-menu yang ada cukup menekan huruf-huruf yang ditampilkan beserta keterangan nya. Disini dicontoh kan saya membuat satu buah slice dengan menekan huruf A untuk mempergunakan seluruh space yang ada untuk digunakan sebagai partisi nya FreeBSD. Setelah pembuatan slice selesai silahkan tekan huruf Q untuk Finish dan dilanjutkan ke tahap installasi berikutnya.
- Disini kita akan ditanya apakah akan menginstall Boot Manager di Drive yang barusan kita slice atau mungkin mau install mbr nya saja? Untuk anda yang akan mempergunakan Box FreeBSD ini sebagai dedicated server yang gak digabung dengan OS yang lain (misal dual boot sama windows) pilihlah Install MBR sementara untuk anda yang menginstall FreeBSD barengan sama OS yang lain seperti Windows silahkan pilih install Boot Manager.
- Kemudian anda akan kembali dihadapkan pada menu untuk membuat Disk Label,
- Sampai tahap ini Partisi anda masih cukup aman artinya apabila karena sesuatu hal anda membatalkan rencana pembuatan partisi tidak ada data yang hilang.
- Sekarang kita lanjutkan dengan pembuatan partisi dan pemberian label untuk partisi-partisi tersebut.
- Kalau anda memiliki kapasitas Harddisk yang cukup besar dan anda juga tidak memiliki keinginan khusus untuk mengatur kapasitas partisi maka anda cukup ketikan huruf A dan FreeBSD akan membuatkan partisi yang kira-kira cocok untuk anda. Sementara apabila anda ingin membuat partisi dengan ukuran yang ditentukan anda tinggal tekan huruf C kemudian masukan besar dari Partisi yang mau kita buat diakhiri dengan M untuk mega contoh nya 128M yang artinya partisi yang kita buat berukuran 128M. Partition type silahkan pilih FS dan Partisi yang pertama kita buat akan di mount sebagai partisi / (root) sebagai partisi utama Selanjutnya yang harus kita buat adalah partisi swap. Partisi Swap diusahakan berukuran dua kali ukuran Memory apabila memory anda kurang dari 1Gb. Apabila Memory anda sudah sama dengan atau lebih dari 1Gb ketentuan tersebut tidak berlaku lagi. Tetapi kalau anda rasa FreeBSD box ini tidak akan dipergunakan untuk menjalakan aplikasi yang boros memory anda tidak harus mengikuti anjuran dua kali ukuran memory ini. Silahkan tekan kembali huruf C kemudian masukan besar size disini saya masukan 256M selanjutnya partition type dipilih swap. Silahkan lanjutkan untuk partisi-partisi selanjutnya. Yang harus anda perhatikan adalah FreeBSD memerlukan space yang lumayan besar di folder /usr dimana disini tersimpan file-file binary dan source FreeBSD begitu juga file-file port dan home directory jadi diusahakan /usr memiliki space yang cukup besar.
- Kemudian kita akan memilih distribusi yang akan kita install. Minimal anda memilih developer untuk di install tetapi ada baiknya apabila anda kemudian memilih customs untuk memilih sendiri paket paket yang akan di install. Apabila anda akan melakukan kompilasi ulang kernel coba anda pilih kernel developer atau anda bisa memilih nya di costums. Jangan lupa supaya anda tidak pusing nanti silahkan masukan juga ports. Setelah selesai memilih distribusi yang akan di install lanjutkan dengan memilih exit sampai anda menemukan menu Choose Installation Media.
- Choose installation media adalah menu pemilihan source untuk installasi. Karena kita melakukan installasi dengan menggunakan CD kita bisa langsung saja pilih CD/DVD tetapi itu bukan satu-satunya pilihan apabila kita memiliki koneksi internet yang cukup kencang kita bisa memilih installasi melalui FTP, HTTP atau NFS tetapi rasanya untuk di Indonesia pilihan installasi dari CD masih pilihan paling murah dan cepat. Selanjutnya adalah konfirmasi apakah anda yakin akan menginstall atau tidak, disinilah pilihan terakhir anda untuk memilih tidak karena apabila lewat dari menu ini maka HDD anda sudah pasti terformat dan data anda yang lama akan hilang.
- Ok sekarang Installasi FreeBSD sudah beres tinggal melakukan configurasi saja. Pertama kita diminta untuk melakukan configurasi network (ethernet). Pada menu pilihan apakah anda akan melakukan configurasi ethernet sekarang silahkan pilih Yes. Selanjutnya anda akan diberikan list dari device yang terdeteksi secara otomatis oleh FreeBSD. Apabila Ethernet card anda tidak terdeteksi disini maka anda tidak akan bisa melanjutkan proses configurasi network tetapi jangan takut setelah restart dan login ke FreeBSD nanti bisa di usahakan supaya FreeBSD mengenali Ethernet card anda. Setelah memilih device yang benar (jangan salah pilih device soalnya disini tidak hanya ethernet yang akan ditampilkan tetapi communication device yang lain pun akan ditampilkan) anda akan ditanya apakah anda akan mengaktifkan IPV6 di device yang bersangkutan dan apabila network anda masih belum mendukung IPV6 silahkan pilih No saja. Kemudian anda akan ditanya apakah anda ingin menggunakan DHCP untuk mendapatkan IP address atau tidak apabila ya FreeBSD akan langsung mencari apakah ada DHCP server di network anda dan berusaha mendapatkan IP address.
- Apabila pada FreeBSD tidak menemukan adanya DHCP server atau anda menjawab tidak ketika ditanyakan apakah akan menggunakan DHCP untuk mendapatkan IP Address maka anda secara otomatis akan dibawa ke menu pengisian IP secara manual. Silahkan isi setiap kolom yang diberikan. Untuk Host cukup isikan nama komputer anda tanpa domain misalkan latihan baru kemudian masukan domain name di kolom berikutnya contoh nya giest.org maka kolom host akan secara otomatis berubah menjadi latihan.giest.org. IPV4 gateway adalah IP address dari IP gateway atau router yang menghubungkan network anda dengan network lain nya atau internet. Begitu juga name server silahkan masukan IP address dari nameserver (dns server) yang bisa anda pakai baru kemudian anda masukan IP Address untuk box FreeBSD yang anda pakai dan tentu saja netmasknya juga. Apabila anda tidak mengetahui apa yang harus di isi silahkan tanyakan ke Admin network anda. Apabila anda adalah admin network “masa sih gak tau apa yang harus di isikan
”
- Selanjutnya anda akan ditanya apakah anda mau mengaktifkan Ethernet yang barusan di set atau tidak disini pilih saja Ya supaya ethernet anda aktif. Kemudian apabila komputer yang anda install FreeBSD ini juga akan digunakan sebagai network gateway maka pilih yes pada menu selanjutnya dan apabila akan dijadikan server non gateway (penghubung antar network) silahkan pilih no.
- Berikutnya adalah setting service yang akan dijalankan ketika startup, silahkan tentukan sendiri disini saya hanya akan mengaktifkan SSH saja karena saya anggap yang lain nya ngga perlu atau memiliki celah keamanan yang cukup mengganggu seperti public FTP.
- Selanjutnya set Time Zone, sesuaikan dengan lokasi anda berada.
- Berikutnya adalah mengaktifkan kompatibiliti dengan aplikasi-aplikasi linux. Seperti anda tahu bahwa BSD dan Linux masih sama-sama satu keturunan *nix tetapi berbeda. Supaya kita bisa menjalankan aplikasi-aplikasi Linux kita aktifkan fitur ini.
- Selanjutnya adalah opsi untuk mendeteksi dan mengaktifkan mouse. Walaupun anda tidak menginstall xwindows tetapi dengan menggunakan mouse anda bisa dengan mudah melakukan copy & paste text.
- Selanjutnya adalah pilihan untuk menginstall aplikasi-aplikasi tambahan. Saya tidak menganjurkan anda menginstall nya langsung sekarang karena terus terang saja saya sangat tidak senang dengan cara FreeBSD menambahkan aplikasi yang membuat kita mengganti CD berkali-kali sampai aplikasi yang kita pilih terinstall semua jadi saya pilih no disini.
- Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan user dan memberikan password untuk account root. Silahkan lihat contoh pembuatan account user dari gambar dibawah ini.
- Ok installasi dan configurasi hampir semuanya selesai berikut ini langkah-langkah berikut adalah keluar dari menu installasi keluarkan CD dan restart untuk kemudian boot FreeBSD yang telah berhasil kita install.
Berhasil
cobalah boot dan kemudian login dengan menggunakan account user yang telah anda buat dan kemudian subtitute user ke root.
Selamat mencoba













































